Coklat sangat digemari oleh
semua lapisan usia. Dari anak-anak sampai orang dewasa pun sangat menggemari
makanan manis yang satu ini. Dan kadang makanan yang satu ini sering menghiasi
suasana romantis,saat hari valentine day,menyatakan perasaan dan masih banyak
lagi.
Tak jarang karena
rasanya yang manis dan menyenangkan hati ketika kita memakannya. Bukan hanya rasa enak yang dimiliki coklat. Bahkan manfaat
dari coklat ini sangat banyak . untuk itu kami akan memberi ulasan tentang
manfaat coklat bagi kesehatan.
Coklat
Temuan para ahli
patologi menyebut kan bahwa banyak sekali kandungan yang bermanfaat dari
cokelat yang bisa di ambil oleh tubuh ,Cokelat terbuat dari biji kakao yang
ternyata memiliki kandungan Flavonoid yang merupakan anti oksidan yang sangat
ampuh untuk menetralkan berbagai macam efek buruk dari radikal bebas yang dapat
menghancurkan sel-sel dan jaringan tubuh.
Temuan baru menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa-senyawa tersebut penting
bagi kesehatan. Selain flavonoid, cokelat mengandung theobromine, senyawa
alkaloid bersifat stimultan ringan yang dapat menstimulasi sel saraf sehingga
menimbulkan perasaan bersemangat dan segar. Selain sebagai stimultan,
theobromine dipercaya memiliki mood elevating effects.
Senyawa ini mendorong
tubuh mengeluarkan senyawa lain yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan
secara ringan mengurangi stres. Banyak orang, terutama wanita, mengonsumsi
cokelat untuk tujuan ini. Setelah mengonsumsi cukup banyak cokelat, mereka akan
merasa lebih tenang .
Selain itu coklat juga
memiliki manfaat :
1. Meningkatkan Produksi Insulin
Para peneliti di Italia baru-baru
ini, melakukan penelitian terhadap 15 orang untuk mengkonsumsi 3 ons cokelat
hitam atau cokelat putih dalam jumlah yang sama, yang tidak mengandung
phytochemical flavonoid selama 15 hari. Kemudian penelitian ini menunjukkan
hasil, bahwa resistensi insulin (faktor risiko untuk diabetes) secara
signifikan menurun pada mereka yang makan cokelat hitam.
2. Mempengaruhi Peningkatan Aliran Darah
Terkait penelitian di atas,
ditemukan juga hasil tekanan darah sistolik (angka pertama dalam pembacaan
tekanan darah), diukur setiap hari dan juga menjadi lebih rendah pada kelompok
makan coklat hitam. Kandungan zat flavonoid ini bertindak sebagai
antioksidan alami dari coklat. Antioksidan yang sama ini juga terdapat pada manfaat anggur.
3. Mengurangi Risiko Serangan Jantung
Seorang peneliti dengan John
Hopkins pada University School of Medicine. Dalam penelitian, coklat hitam
dapat mengurangi resiko serangan jantung hampir sekitar 50%, kata Diane Becker,
MPH, ScD. Hal ini berkaitan dengan pembekuan trombosit dalam darah yang
menjadi lebih lambat pada orang yang makan cokelat dibandingkan pada mereka
yang tidak. Hal ini penting karena ketika trombosit mengalami pembekuan dapat
terbentuk dan blok bekuan dalam pembuluh darah ini yang kemudian dapat
menyebabkan serangan jantung.
4. Menurunkan Berat Badan
Berbeda dengan manfaat buah-buahan yang memang terkenal baik untuk
menjaga berat badan, mengkonsumsi coklat menjadi ketakutan sendiri bagi orang
yang sedang melakukan program diet. Pada penelitian yang
dilakukan oleh University of Copenhagen ini menghasilkan penemuan
bahwa coklat hitam memberikan perasaan yang lebih kenyang seperti manfaat jambu biji dan manfaat apel,
daripada coklat putih. Ini artinya cukup efektif untuk membantu menurunkan
berat badan.
5. Proteksi Sinar matahari
Proteksi terhadap sinar matahari
ini telah dilakukan penelitian oleh peneliti London mengenai kandungan
flavanol. Pengujian dilakukan selama 3 bulan dengan mengkonsumsi coklat,
yakni mengembangkan bahwa efek memerah yang menunjukkan awal luka bakar.
Namun coklat yang rendah flavanol tidak mendapatkan perlindungan matahari
yang sama.
6. Mengatasi Diare
Kabanyakan kita hanya mengetahui
sejumlah tanaman yang memberikan dukungan terhadap pengobatan diare seperti
pada manfaat daun jambu biji. Padahal sejarah
budaya Amerika Selatan dan Eropa sejak abad ke-16, memberikan pengobatan diare
dengan kakao. Kemudian hal ini diperkuat oleh penelitian Ilmu pengetahuan
modern. Para ilmuwan di Rumah Sakit Anak Oakland Research Institute menemukan
bahwa flavonoid di dalam kakao, akan mengikat protein yang mengatur sekresi
cairan dalam usus kecil dan berpotensi menghentikan diare.
7. Meningkatkan Intelijen
Jika berada pada situasi proyek
kerja, yang cukup memberikan tekanan, ada baiknya untuk mengkonsumsi coklat
hitam. Coklat tidak hanya akan membantu mengurangi efek stres terhadap
lingkungan, tapi juga akan meningkatkan kekuatan otak ketika
sedang benar-benar dibutuhkan. Kondisi ini ditemukan oleh para peneliti
dari A University of Nottingham, yang menemukan bahwa minum kokoa kaya
flavanol berpengaruh dalam peningkatan aliran darah ke bagian-bagian
kunci dari otak selama 2 sampai 3 jam. Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan
kewaspadaan otak dalam jangka pendek.
Sangat banyak yah Teman-teman Manfaat Dari Coklat,
tetapi perlu diingat oleh anda bahwa coklat yang “Asli“ lah yang memberi
manfaat. Karena jenis coklat sangat banyak.
Pasalnya, Dalam sebuah jurnal kesehatan menyebutkan bahwa Khasiat cokelat kini sudah banyak “di salah gunakan” hal ini karena banyak produsen cokelat yang justru menghilangkan zat flavanols karena rasanya yang pahit ,alhasil produk cokelat yang kini beredar di pasaran saat ini hanya di dominasi oleh lemak dan gula saja.padahal kedua zat ini merupakan salah satu musuh bagi jantung dan pembuluh darah .
Pasalnya, Dalam sebuah jurnal kesehatan menyebutkan bahwa Khasiat cokelat kini sudah banyak “di salah gunakan” hal ini karena banyak produsen cokelat yang justru menghilangkan zat flavanols karena rasanya yang pahit ,alhasil produk cokelat yang kini beredar di pasaran saat ini hanya di dominasi oleh lemak dan gula saja.padahal kedua zat ini merupakan salah satu musuh bagi jantung dan pembuluh darah .
cokelat justru bisa memperdaya. Ketika perusahaan cokelat membuat gula-gula,
dihilangkannya bahan alami pembuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols
yang rasanya pahit.membuat cokelat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak
mengandung flavanol.”di kutip dari jurnal lancet”
sangat disayangkan memang, untuk itu anda harus pintar-pintar
memilah dan memilih mana coklat yang sehat dan mana yang merusak kesehatan anda.
Coklat sangat digemari oleh
semua lapisan usia. Dari anak-anak sampai orang dewasa pun sangat menggemari
makanan manis yang satu ini. Dan kadang makanan yang satu ini sering menghiasi
suasana romantis,saat hari valentine day,menyatakan perasaan dan masih banyak
lagi.
Tak jarang karena
rasanya yang manis dan menyenangkan hati ketika kita memakannya. Bukan hanya rasa enak yang dimiliki coklat. Bahkan manfaat
dari coklat ini sangat banyak . untuk itu kami akan memberi ulasan tentang
manfaat coklat bagi kesehatan.
Coklat
Temuan para ahli
patologi menyebut kan bahwa banyak sekali kandungan yang bermanfaat dari
cokelat yang bisa di ambil oleh tubuh ,Cokelat terbuat dari biji kakao yang
ternyata memiliki kandungan Flavonoid yang merupakan anti oksidan yang sangat
ampuh untuk menetralkan berbagai macam efek buruk dari radikal bebas yang dapat
menghancurkan sel-sel dan jaringan tubuh.
Temuan baru menunjukkan bahwa flavonoid dan senyawa-senyawa tersebut penting
bagi kesehatan. Selain flavonoid, cokelat mengandung theobromine, senyawa
alkaloid bersifat stimultan ringan yang dapat menstimulasi sel saraf sehingga
menimbulkan perasaan bersemangat dan segar. Selain sebagai stimultan,
theobromine dipercaya memiliki mood elevating effects.
Senyawa ini mendorong
tubuh mengeluarkan senyawa lain yang dapat menimbulkan perasaan nyaman dan
secara ringan mengurangi stres. Banyak orang, terutama wanita, mengonsumsi
cokelat untuk tujuan ini. Setelah mengonsumsi cukup banyak cokelat, mereka akan
merasa lebih tenang .
Selain itu coklat juga
memiliki manfaat :
1. Meningkatkan Produksi Insulin
Para peneliti di Italia baru-baru
ini, melakukan penelitian terhadap 15 orang untuk mengkonsumsi 3 ons cokelat
hitam atau cokelat putih dalam jumlah yang sama, yang tidak mengandung
phytochemical flavonoid selama 15 hari. Kemudian penelitian ini menunjukkan
hasil, bahwa resistensi insulin (faktor risiko untuk diabetes) secara
signifikan menurun pada mereka yang makan cokelat hitam.
2. Mempengaruhi Peningkatan Aliran Darah
Terkait penelitian di atas,
ditemukan juga hasil tekanan darah sistolik (angka pertama dalam pembacaan
tekanan darah), diukur setiap hari dan juga menjadi lebih rendah pada kelompok
makan coklat hitam. Kandungan zat flavonoid ini bertindak sebagai
antioksidan alami dari coklat. Antioksidan yang sama ini juga terdapat pada manfaat anggur.
3. Mengurangi Risiko Serangan Jantung
Seorang peneliti dengan John
Hopkins pada University School of Medicine. Dalam penelitian, coklat hitam
dapat mengurangi resiko serangan jantung hampir sekitar 50%, kata Diane Becker,
MPH, ScD. Hal ini berkaitan dengan pembekuan trombosit dalam darah yang
menjadi lebih lambat pada orang yang makan cokelat dibandingkan pada mereka
yang tidak. Hal ini penting karena ketika trombosit mengalami pembekuan dapat
terbentuk dan blok bekuan dalam pembuluh darah ini yang kemudian dapat
menyebabkan serangan jantung.
4. Menurunkan Berat Badan
Berbeda dengan manfaat buah-buahan yang memang terkenal baik untuk
menjaga berat badan, mengkonsumsi coklat menjadi ketakutan sendiri bagi orang
yang sedang melakukan program diet. Pada penelitian yang
dilakukan oleh University of Copenhagen ini menghasilkan penemuan
bahwa coklat hitam memberikan perasaan yang lebih kenyang seperti manfaat jambu biji dan manfaat apel,
daripada coklat putih. Ini artinya cukup efektif untuk membantu menurunkan
berat badan.
5. Proteksi Sinar matahari
Proteksi terhadap sinar matahari
ini telah dilakukan penelitian oleh peneliti London mengenai kandungan
flavanol. Pengujian dilakukan selama 3 bulan dengan mengkonsumsi coklat,
yakni mengembangkan bahwa efek memerah yang menunjukkan awal luka bakar.
Namun coklat yang rendah flavanol tidak mendapatkan perlindungan matahari
yang sama.
6. Mengatasi Diare
Kabanyakan kita hanya mengetahui
sejumlah tanaman yang memberikan dukungan terhadap pengobatan diare seperti
pada manfaat daun jambu biji. Padahal sejarah
budaya Amerika Selatan dan Eropa sejak abad ke-16, memberikan pengobatan diare
dengan kakao. Kemudian hal ini diperkuat oleh penelitian Ilmu pengetahuan
modern. Para ilmuwan di Rumah Sakit Anak Oakland Research Institute menemukan
bahwa flavonoid di dalam kakao, akan mengikat protein yang mengatur sekresi
cairan dalam usus kecil dan berpotensi menghentikan diare.
7. Meningkatkan Intelijen
Jika berada pada situasi proyek
kerja, yang cukup memberikan tekanan, ada baiknya untuk mengkonsumsi coklat
hitam. Coklat tidak hanya akan membantu mengurangi efek stres terhadap
lingkungan, tapi juga akan meningkatkan kekuatan otak ketika
sedang benar-benar dibutuhkan. Kondisi ini ditemukan oleh para peneliti
dari A University of Nottingham, yang menemukan bahwa minum kokoa kaya
flavanol berpengaruh dalam peningkatan aliran darah ke bagian-bagian
kunci dari otak selama 2 sampai 3 jam. Hal ini dapat meningkatkan kinerja dan
kewaspadaan otak dalam jangka pendek.
Sangat banyak yah Teman-teman Manfaat Dari Coklat,
tetapi perlu diingat oleh anda bahwa coklat yang “Asli“ lah yang memberi
manfaat. Karena jenis coklat sangat banyak.
Pasalnya, Dalam sebuah jurnal kesehatan menyebutkan bahwa Khasiat cokelat kini sudah banyak “di salah gunakan” hal ini karena banyak produsen cokelat yang justru menghilangkan zat flavanols karena rasanya yang pahit ,alhasil produk cokelat yang kini beredar di pasaran saat ini hanya di dominasi oleh lemak dan gula saja.padahal kedua zat ini merupakan salah satu musuh bagi jantung dan pembuluh darah .
Pasalnya, Dalam sebuah jurnal kesehatan menyebutkan bahwa Khasiat cokelat kini sudah banyak “di salah gunakan” hal ini karena banyak produsen cokelat yang justru menghilangkan zat flavanols karena rasanya yang pahit ,alhasil produk cokelat yang kini beredar di pasaran saat ini hanya di dominasi oleh lemak dan gula saja.padahal kedua zat ini merupakan salah satu musuh bagi jantung dan pembuluh darah .
cokelat justru bisa memperdaya. Ketika perusahaan cokelat membuat gula-gula,
dihilangkannya bahan alami pembuat warna menjadi lebih hitam serta flavanols
yang rasanya pahit.membuat cokelat yang terlihat hitam pun bisa jadi tidak
mengandung flavanol.”di kutip dari jurnal lancet”
sangat disayangkan memang, untuk itu anda harus pintar-pintar
memilah dan memilih mana coklat yang sehat dan mana yang merusak kesehatan anda.


0 Response to "Manfaat dan Bahaya dari Coklat Bagi Kesehatan"
Post a Comment